“Anak Sholeh”

Bagaimana mendidik agar anak menjadi sholeh ?


http://arifardiyansah.wordpress.com/2007/08/11/30-kiat-mendidik-anak/

Mari kita klik
“Kiat mendidik anak sholeh 1?

juga
Kiat mendidik anak sholeh 2?
Anak Taat Syariah”

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.”
(QS. Al Kahfi, 18 : 46)

Hadis Riwayat Imam Muslim; Abu Hurairah r.a; bahwa
sabda Rasulullah s.a.w;

“Apabila mati anak Adam, maka terputuslah segala amalannya melainkan tiga perkara.

Sedekah jariah, Ilmu yang bermanfaat dan Anak soleh yang mendoakan untuknya“.

Kita pasti ingin memiliki anak yang saleh
http://islamfeminis.wordpress.com/2007/04/17/apakah-tujuan-pendidikan/

Ada sepuluh etika anak sholeh. Tentu itulah harapan dan kebahagiaan hati kita.

Juga perlu pemberian nama yang baik kepada anak-anak kita. Sebab pemberian nama sangat berpengaruh pada kepribadian anak.
Sahabat, mendidik anak bisa membaca dan menulis al-Qur’an; mengisyaratkan perkembangan intelektual religius dan spiritual anak.
Ibarat berenang dan memanah diperlukan untuk perkembangan jasmani.

Amal shalih anak-anak
Apakah anak kecil bisa memberi syafaat ?
http://www.almanhaj.or.id/content/1356/slash/0

Amal shalih anak yang belum baligh, pahalanya akan menjadi miliknya pribadi bukan milik kedua orang tuanya atau orang lain. Tapi orang tuanya mendapat pahala atas usaha mengajari, membimbing dan mendorong anak untuk beramal shalih.
Artinya orang tua mendapat pahala sebagai tiket surga dari buah hatinya.

Cara mendidik anak

Adab-adab dan kiat dalam mendidik anak
1. makan gunakan tangan kanan, baca basmalah, ambil makanan mulai yang paling dekat dengannya dan tidak mendahului makan sebelum yang lebih tua,tidak tergesa-gesa makan,tidak bermewah-mewah, tidak terlalu banyak makan, dsb,
2. berpakaian warna putih, bukan warna-warni dan bukan dari sutera. Karena sutera hanya untuk kaum wanita, anak laki-laki tidak menjulurkan pakaiannya hingga melebihi mata kaki,
3. bergaul; Jaga pergaulan mereka dari anak-anak yang biasa bermegah-megahan dan bersikap angkuh,
3. tanamkan rasa cinta membaca al Qur’an dan buku berkualitas anak saleh

Saudara, dan sahabat….muslim sebenar
http://www.muis.gov.sg/websites/khutbah/ser-m-040521.asp

Apakah tujuan kita dihidupkan Allah di dunia ini ?
Apakah tugas dan kewajipan kita ?
Apa jawapan kita nanti setelah kita dipanggil Allah untuk mengadap-Nya ?

Generasi bertakwa lahir dari orang tua yang memahami hakekat anak saleh.

Anak merupakan amanah dari Allah. Pelihara dan dibimbinglah mereka sesuai pesan dan panduan syariat Allah dan RasulNya. Pastikan hal ini dilaksanakan dengan betul.

Bagaimana mendidik anak ?
Luqman berpesan kepada anaknya di dalam Al-Quran. Berisi tentang pokok pendidikan yang mengandungi nilai-nilai tinggi antara lain:
tauhid, akhlak, solat, pendidikan amar ma’ruf nahi munkar, bersikap tabah dan sabar serta kehidupan bermasyarakat.

Didik anak bersolat
http://permatahati.wordpress.com/2006/06/25/didik-anak-bersolat/

Tanggung jawab ibu bapak mendidik anak-anak mematuhi ajaran Islam terutamanya solat( Rukun Islam kedua).
*latih anak-anak solat. Tunjukkan contoh ayah ibu kepada anak-anak dalam kehidupan seharian.
*imbangkan pendidikan agama dan pendidikan akademik karena kita ingin anak yang kita lahirkan menjadi anak cerdas bahagia dunia akhirat.
*beri lebih perhatian dalam bab fardu ain. Jangan melepaskan tanggungjawab itu kepada guru-guru agama atau ustaz dan ustazah saja.
Anak-anak lebih mudah meniru perbuatan ibu bapak yang menunaikan solat di rumah.
* kesan solat bukan hanya terbatas kepada individu sahaja sebaliknya ia adalah sistem yang lengkap meliputi pendidikan umat yang komprehensif. Solat dengan pergerakan jasmani serta waktunya yang teratur amat bermanfaat kepada tubuh badan. Dalam segi kerohanian, zikir, bacaan-bacaan serta doa-doanya amat baik untuk melatih jiwa serta melenturkan emosi.

Amalan yang tak terputus
http://ashthy.wordpress.com/2007/06/22/amalan-yang-tak-terputus/

Orang yang beruntung adalah orang yang telah memberikan kebaikan untuk dirinya yang akan dia dapatkan simpanannya di sisi Allah. Dan orang yang celaka adalah orang yang yang memberikan kejelekan untuk dirinya yang akan mengakibatkan kesengsaraan.
Terputus amalan seseorang itu dengan kematiannya, dan waktu untuk beramal adalah selama dia masih berada dalam kehidupan di dunia.

Seorang muslim wajib berhati-hati, jauhi sikap lalai, buang-buang waktu.
Bersegeralah taat sebelum datang kematian, tidak mengakhirkan sampai waktu yang mungkin tidak bisa dia gapai.

Amalan yang tak terputus: [shadaqah jariyah] Para ulama telah menafsirinya dengan wakaf untuk kebaikan, [ilmu yang bermanfaat]. Ajarkan ilmu kepada manusia perkara-perkara agama mereka.

Anak shalih

Anak shalih baik laki-laki maupun perempuan, anak kandung maupun cucu, akan terus mengalir kemanfaatan mereka untuk orang tua. Berkat doa, shadaqah, hajinya, dan bahkan doa yang diucapkan orang yang pernah mendapatkan kebaikan dari anak-anak tersebut.

Hak-hak pendidikan anak dalam islam]
http://www.almanhaj.or.id/content/2157/slash/0

*Hak-hakyang harus dipenuhi:
1. Memilih calon ibu yang baik,
2. Do’a dan merendahkan diri kepada Allah agar berkenan memberi rezki kepada anak shalih,
3. Pemberian nama yang baik,
4. Melihat akhlak yang bersih,
5. Tumbuh, bersih, suci, ikhlas, menepati janji, dijauhkan dari orang-orang yang melakukan perbuatan syirik dan kesesatan, dan perbuatan bid’ah serta maksiat-maksiat, serta perbuatan-perbuatan yang memperturutkan hawa nafsu,
6. memerintahkannya untuk shalat di saat berumur 7 tahun, dan memukulnya lantarannya tidak mengerjakan shalat di saat berumur 10 tahun, serta memisahkan tempat tidur anak-anak mereka,
7. mengajari anak-anaknya untuk berenang, memanah dan menunggang kuda,
8. berlaku jujur, menepati janji dan berakhlak mulia,
9. mengajarinya petunjuk Rasulullah Shalllahu ‘alaihi wa sallam dalam makan dengan tangan kanan disertai dengan membaca basmalah dan makan makanan yang paling dekat,
10. bersikap adil dalam mendidik anak untuk melakukan amar ma’ruf dan nahi mungkar,
11. mendidik anak untuk memakan makanan yang halal …..

Sepuluh kesalahan dalam mendidik anak

http://www.almanhaj.or.id/content/2069/slash/0

1. Menumbuhkan rasa takut dan minder pada anak, [
2. Mendidik menjadi sombong, panjang lidah, congkak yang dianggap sebagai sikap pemberani,
3. Membiasakan anak-anak hidup berfoya-foya, Bermewah-mewah dan Sombong,
4. Selalu memenuhi permintaan anak,
5.Terlalu keras, kaku dalam menghadapi anak,
6.Terlalu pelit pada anak-anak, melebihi batas kewajaran,
7. Tidak mengasihi dan menyayangi mereka,
8. Hanya memperhatikan Kebutuhan Jasmaninya Saja,
9. Terlalu Berprasangka Baik Kepada Anak-Anaknya.

Bagaimana hukum mengajak anak-anak ke masjid ?
http://www.almanhaj.or.id/content/1798/slash/0

sebaiknya tidak menyertakan anak-anak ke masjid sebelum berumur 7 tahun
* kepada pengurus masjid agar berlapang dada dan tidak menghalangi anak-anak dataig ke masjid sepanjang diperbolehkan oleh syari’at.

keistimewaan mendidik anak
http://www.almanhaj.or.id/content/1677/slash/0

* Jika seorang ayah sibuk mendidik anak-anaknya sesuai yang diperintahkan Allah dan RasulNya, maka ia berada di atas jalan kebaikan yang besar.

Anak-anak mendo’akan di masa ayahnya masih hidup dan setelah kematiannya. Jika terjadi sebaliknya, mengenyampingkan tanggung jawab pendidikan anak-anak, maka dia berdosa dan anak-anak akan menjadi malapetaka bagi dirinya

Marilah kita didik anak-anak soleh dengan hati bening, dan perbanyak amal menuju surga-

Leave a Reply